Sumenep – Bandara Trunojoyo yang ada di Pulau Madura akan segera menambah rute penerbangan. Jika sebelumnya sudah melayani rute penerbangan Sumenep-Surabaya dan Sumenep Bawean pergi pulang (PP), maka bandara yang masih berada di bawah pengelolaan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) ini juga direncanakan akan membuka rute penerbangan ke Pagerungan Sapeken.

Menurut Kepala Unit Penyelenggara Bandara Kelas III Trunojoyo Sumenep, Indra Triyantono, penerbangan ke Pagerungan masih menanti izin dari Dirjen Perhubungan Udara dan diharapkan dapat segera terealisasi. “Saat ini penerbangan perintis yang telah berjalan yakni Sumenep-Surabaya dan Sumenep-Bawean Gresik,” ujar Indra, Jumat (6/9), seperti dilansir Madurapost.

Sebagai informasi, bandara di Pagerungan Besar yang sebelumnya berada di bawah pengelolaan Kangean Energy Indonesia (KEI) sudah beralih fungsi jadi bandara umum. Pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep pun telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat, sehingga proses pengalihan status bandara khusus Pagerungan pun saat ini masih bergulir.

Terlebih karena kini telah terbit Keputusan Menteri Perhubungan 163/2019 tentang Penggunaan Sementara Bandara khusus Pagerungan di Pulau Pagerungan Sumenep. “Pelayanan transportasi udara ke Pulau Kangean dan sekitarnya dapat segera dilakukan. Status bandara di Pagerungan bisa digunakan untuk melayani kepentingan umum,” kata Wabup Sumenep Achmad Fauzi.

Apabila benar-benar terealisasi, maka Bandara Trunojoyo Sumenep nantinya akan melayani 3 rute penerbangan, yaitu pesawat komersial rute Sumenep-Surabaya, serta penerbangan perintis rute Sumenep-Bawean dan Sumenep-Pagerungan. “Keputusan menterinya sudah keluar. Untuk digunakan sebagai penerbangan umum. Jadi penerbangan perintis sudah bisa masuk ke bandara khusus Pagerungan. Terkait maskapai yang akan melayani di penerbangan perintis Sumenep-Pagerungan, itu sama dengan rute perintis lainnya adalah Susi Air,” ujar Indra.

Pihak Unit Penyelenggara Bandara Kelas III Trunojoyo Sumenep bersama Pemkab Sumenep hingga kini masih terus memproses izin rute penerbangan Sumenep-Pagerungan. Sebenarnya izin rute tersebut sudah sempat keluar tahun 2018. Tetapi karena Bandara Pagerungan kala itu belum bisa digunakan untuk penerbangan perintis, maka izinnya pun dicabut. “Baru setelah keputusan menterinya keluar, kami urus izinnya lagi. Mudah-mudahan,” jelas Indra. Adapun rute penerbangan Sumenep-Pagerungan dijadwalkan segera beroperasi pada bulan September 2019 ini.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *