SURABAYA – Paruh kedua 2019 ini, fenomena ‘hari tanpa bayangan’ dapat dirasakan kembali oleh masyarakat Indonesia. Mulai 8 September kemarin, Indonesia mengalami kulminasi utama, fenomena ketika matahari tepat berada di atas kepala awan titik zenit. Dimulai di Sabang, hari tanpa bayangan ini juga akan melanda Kota Surabaya pada tanggal 12 Oktober 2019 mendatang.

“Kulminasi atau transit adalah fenomena matahari tepat berada di posisi paling tinggi di langit,” jelas petugas prakiraan cuaca BMKG Juanda, Rendy Irawadi, dilansir Tribun Jatim. “Saat deklinasi atau posisi matahari sama dengan lintang pengamat, maka disebut kulminasi utama. Saat itu terjadi, matahari akan berada tepat di atas kepala pengamat.”

Akibat fenomena tersebut, Rendy melanjutkan, bayangan benda tegak akan terlihat seperti ‘menghilang’ karena bertumpuk dengan benda itu sendiri. Itulah mengapa fenomena kulminasi utama ini dikenal sebagai hari tanpa bayangan. “Karena posisi Indonesia berada di sekitar ekuator, maka kulminasi utama akan terjadi dua kali dalam setahun,” sambung Rendy.

“Kulminasi sendiri nantinya juga akan terjadi di Kota Surabaya pada tanggal 12 Oktober 2019 pukul 11.15 WIB. Namun, hanya berlangsung sebentar, selama dua menit saja,” tambah Rendy. “Dampak yang terjadi akibat fenomena tersebut adalah cuaca pada siang hari cenderung lebih panas, dengan suhu diperkirakan berkisar antara 30 sampai 34 derajat Celcius.”

Mengenai dampaknya terhadap penerbangan, menurut Rendy, fenomena tersebut tidak berdampak sama sekali pada dunia penerbangan. Demikian juga dengan pelayaran. “Untuk penerbangan, kami pastikan tidak ada dampak sama sekali. Begitu pula dengan pelayaran karena ombak tinggi biasanya terpengaruh dengan kondisi angin dan cuaca, bukan posisi matahari,” papar Rendy.

Selain Surabaya, beberapa kota besar di Indonesia juga akan mengalami fenomena hari tanpa bayangan ini. Di bulan September, fenomena kulminasi utama akan melanda Sabang, Banda Aceh, Medan, Padang, Samarinda, Pontianak, Manado, dan Jayapura. Sementara, di bulan Oktober, ada Serang, Tangerang, Jakarta Pusat, Depok, Bekasi, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Makassar, dan Ambon.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *