Batam – Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Hang Nadim, Batam saat ini kabarnya memasuki low season atau musim sepi penumpang. Oleh sebab itu sebagian besar maskapai penerbangan berupaya untuk menurunkan harga tiket pesawatnya. Jika dibandingkan dengan beberapa bulan sebelumnya, penurunan harga tiket pesawat tersebut bisa dibilang cukup signifikan.

Menurut Distrik Manager Lion Air Batam, M Zaini Bire, pihaknya menurunkan harga tiket pesawat ke ambang batas bawah. “Iya, (harga, red) tiket kami turunkan,” jelas Bire, Selasa (15/10), seperti dilansir Batampos.

Lebih lanjut Bire menuturkan jika harga tiket pesawat akan berada di ambang batas bawah hingga bulan November 2019 depan. Akan tetapi ketika di penghujung November mulai memasuki masa peak season, harga tiket pesawat Lion Air akan kembali dinaikkan dan terus naik sampai level batas atas menjelang maupun sesudah Natal dan Tahun Baru. “Perkiraannya begitu,” sambungnya.

Ia menjelaskan, jika pemesanan tiket pesawat dilakukan sejak jauh-jauh hari, maka harganya pun akan lebih murah bila dibandingkan memesan tiket mendekati Natal dan Tahun Baru (Nataru). Bire mencontohkan, harga tiket pesawat sekarang ini untuk rute Batam ke Medan dibanderol sekitar Rp800 ribuan. Namun pada Desember sudah mulai naik pada kisaran Rp900 ribu sampai Rp1,1 juta.

Demikian pula dengan rute Batam ke Jakarta, harganya Rp800 ribuan dan bulan Desember akan dinaikkan jadi Rp900 ribu sampai Rp1,1 juta. Sementara itu, tiket pesawat dari Batam ke Bandara Juanda Surabaya pada Oktober dan November 2019 sekitar Rp1,1 juta dan mulai naik pada Desember atau mendekati Natal di angka Rp1,4 juta.

Di sisi lain, efek dari kenaikan harga tiket pesawat di daerah lain seperti Belitung ternyata dianggap sangat memengaruhi sektor pariwisata. Menurut data, Belitung baru berhasil merealisasikan 160.000 kunjungan wisatawan atau sekitar 64% dari target semester I 2019. Padahal Belitung mengincar target untuk mendatangkan 250.000 wisatawan.

“Menurut saya sudah tidak mungkin kita mencapai target di 2019 ini. Kita akan tutup lebih rendah dibanding 2018,” ungkap Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie, Senin (7/10). Lebih lanjut Isyak menilai bahwa harga tiket pesawat yang mahal menjadi faktor utama turunnya jumlah kunjungan wisatawan, serta faktor cuaca yang kurang bersahabat.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *