Angkasa Pura I Siapkan Sejumlah Strategi untuk Cegah Tindak Pidana Korupsi

Asosiasi Karyawan Angkasa Pura I (AKA) mengadakan talkshow nasional bertajuk Pencegahan Tindak Pidana Korupsi - ap1.co.id

Jakarta – Dalam rangka meningkatkan kesadaran atas bahaya korupsi sekaligus untuk mencegah adanya praktik korupsi pada seluruh karyawan PT Angkasa Pura (AP) I, Asosiasi Karyawan Angkasa Pura I (AKA) mengadakan talkshow nasional bertajuk Pencegahan Tindak Pidana Korupsi.

Menurut Ketua Umum AKA Dony Subardono, AKA sebagai sebuah organisasi karyawan perlu memberi pemahaman terkait tindakan pencegahan korupsi agar para karyawan AP I dapat mempunyai integritas dan kualitas yang baik.

“AKA sebagai sebuah organisasi karyawan merasa perlu untuk memberikan pemahaman dan kesadaran kepada seluruh karyawan Angkasa Pura I dalam memahami tindakan pencegahan korupsi. Ini merupakan salah satu komitmen kami untuk memperkuat pemahaman, meningkatkan kualitas dan integritas diri seluruh karyawan Angkasa Pura I mengingat dalam beberapa tahun ini Angkasa Pura I diamanatkan oleh pemerintah menjalankan Proyek Strategis Nasional (PSN) dan saat ini sedang menjalankan proyek pengembangan bandara,” kata Dony, seperti dilansir CNN Indonesia.

Sementara itu, Direktur Kepatuhan, Aset dan Pengadaan Angkasa Pura I Israwadi menjelaskan bahwa AP I sudah mempersiapkan sejumlah strategi untuk mencegah terjadinya tindak pidana korupsi pada aktivitas bisnis perusahaan. Beberapa strategi tersebut meliputi penguatan fungsi Internal Audit melalui perubahan struktur organisasi dan membentuk Unit Konsultasi & Audit Operasional sebagai unit yang melaksanakan fungsi pencegahan dan Unit Special Audit yang melaksanakan fungsi penindakan.

Kemudian sertifikasi ISO 37001:2016 mengenai Sistem Manajemen Anti Penyuapan, menyempurnakan layanan e-Procurement dengan menghadirkan Sistem Aplikasi Angkasa Pura Procurement (APPro), memperkuat Whistle Blowing System untuk memberikan ruang kepada seluruh masyarakat untuk mengawasi proses bisnis dan aktivitas perusahaan, memperkuat peran Internal Audit dan Risk Management pada anak perusahaan dan afiliasi.

Kemudian mewajibkan kepada seluruh Direksi dan Pejabat satu level di bawah Direksi untuk melaporkan harta kekayaan (LHKPN), melakukan penilaian terkait integritas (track record) untuk setiap pelaksanaan rekrutmen dan promosi jabatan, serta memperkuat program Tunas Integritas yang dicanangkan oleh KPK ke dalam modul pelatihan berkelanjutan untuk seluruh karyawan Angkasa Pura I.

“Berbagai strategi Ini merupakan upaya kami untuk mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) dan menghasilkan Sumber Daya Manusia berintegritas tinggi & berakhlak baik,” tandas Israwadi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*