Wings Air & Citilink Berhenti Layani Rute Penerbangan Sumenep-Surabaya

Maskapai Citilink - pinterpoin.com

Sumenep – Maskapai penerbangan Wings Air dan Citilink terpaksa menghentikan operasional penerbangan komersial dari Bandara Trunojoyo Sumenep dengan rute Sumenep-Surabaya dan sebaliknya. Kedua maskapai tersebut terpaksa angkat kaki lantaran jumlah penumpang yang minim dalam setiap penerbangan di rute tersebut.

“Jumlah penumpang sangat minim, apalagi setiap maskapai punya target, dan ketika tidak mencapai target itu tidak bisa menutupi biaya operasional,” ujar Humas Bandara Trunojoyo, Romzy Sarengat Sani, Jumat (5/8), seperti dilansir dari Kompas.

Romzy memaparkan, tiap maskapai yang akan terbang dengan rute Sumenep-Surabaya dan Surabaya-Sumenep setidaknya harus membawa sebanyak 40 penumpang. Tetapi, Wings Air dan Citilink tak mampu memenuhi target penumpang tersebut. Alhasil, dua maskapai yang membuka rute penerbangan komersial Sumenep-Surabaya PP sejak April 2022 ini terpaksa berhenti beroperasi.

Namun, Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara Klas III Trunojoyo Sumenep, Arqodri Arman, menekankan bahwa slot rute Sumenep-Surabaya tetap tidak dicabut. “Jadi Citilink ini sifatnya hanya not operated di rute tersebut. Slot di rute itu masih ada. Gampangnya, izin menerbangi rute di jadwal itu masih berlaku. Kalau sewaktu-waktu mau beroperasi lagi di slot itu masih bisa,” paparnya.

Dengan jumlah penumpang di bawah 10 orang tiap kali terbang tentunya tidak sebanding dengan biaya operasional yang dikeluarkan oleh pihak maskapai untuk rute penerbangan Sumenep-Surabaya dan sebaliknya. “Pihak maskapai menginginkan minimal 60 persen seat terisi setiap kali penerbangan agar menutup biaya operasional. Apabila penumpang di bawah itu, maskapai akan merugi,” papar Qodri.

Walaupun menyayangkan hal itu, Qodri menyadari bahwa maskapai tidak mungkin terus-menerus merugi untuk memaksakan diri tetap melayani rute Sumenep-Surabaya dan Surabaya-Sumenep. “Pihak maskapai menginginkan minimal 60 persen seat terisi setiap kali penerbangan agar menutup biaya operasional. Apabila penumpang di bawah itu, maskapai akan merugi,” ujarnya.

“Untuk Citilink, penerbangan terakhir 7 Agustus besok. Kalau Wings Air sejak Juni 2022 sudah tidak ada penerbangan dari Bandara Trunojoyo,” tandas Qodri.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*