Era New Normal, Bandara Juanda Sudah Layani 5 Juta Penumpang

Bandara Juanda - www.merdeka.com

SURABAYA – Sempat terpukul, jumlah penumpang bepergian melalui Bandara Internasional Juanda secara perlahan mampu merangkak naik di era adaptasi baru saat pandemi COVID-19 masih belum benar-benar tuntas. Sejak era new normal pada Juli 2020 kemarin, total penumpang di pelabuhan udara ini sudah mencapai angka 5 juta orang.

“Dari total 5 juta penumpang, sebanyak 1,1 juta di antaranya merupakan kontribusi selama triwulan III 2020, dan sisanya pada triwulan I dan II,” papar PTS General Manager Bandara Juanda, Indah Preastuti, dilansir INews.id. “Terjadi pertumbuhan trafik yang cukup baik pada triwulan ketiga ini jika dibandingkan triwulan kedua lalu. Kenaikannya hampir tiga kali lipat, yakni 411.716 penumpang di triwulan kedua dan 1.133.855 penumpang di triwulan ketiga.”

Jumlah rata-rata penumpang per hari juga mengalami pertumbuhan yang menggembirakan. Pada triwulan kedua, rata-rata per hari terdapat 4.626 penumpang, sedangkan pada triwulan ketiga rata-rata 12.324 penumpang per hari, atau tumbuh 166,4 persen. “Ada kalanya lebih dari 12.000 penumpang jika bertepatan dengan libur panjang akhir pekan. Pertumbuhan ini pertanda yang menggembirakan, bahwa bepergian menggunakan moda transportasi udara aman dan nyaman,” lanjut Indah.

Dari jumlah tersebut, peningkatan trafik memang masih didominasi penerbangan rute domestik. Sementara, penerbangan rute internasional hingga saat ini masih terbatas pada penerbangan repatriasi dan penerbangan terbatas sesuai aturan negara tujuan. Hal itu karena wabah virus corona di banyak negara masih belum sepenuhnya berhasil ditangani.

“Selain jumlah penumpang yang tumbuh positif, pergerakan pesawat dan kargo juga mengalami hal yang sama. Tercatat, untuk jumlah pesawat pada periode triwulan ketiga, mengalami peningkatan sebesar 97,2 persen,” imbuh Indah. “Ini setara dengan 13.504 pergerakan pesawat jika dibandingkan dengan triwulan kedua sebesar 6.848 pergerakan pesawat. Sementara, untuk kargo, tercatat 16.507.563 kg atau meningkat 65,96 persen dibandingkan triwulan kedua yang mencapai 9.946.504 kg kargo.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*