Bakal Buka Terus, Fasilitas Vaksinasi di Bandara Juanda Ditambah

Vaksinasi - www.pnas.org
Vaksinasi - www.pnas.org

Sidoarjo – Terminal 2 Bandara Internasional Juanda Surabaya rupanya menjadi tempat vaksinasi massal terbesar di Jawa Timur. Sampai dengan hari Jumat (23/7) pagi, jumlah peserta vaksin di Bandara Juanda terus mengalami peningkatan tiap harinya. Oleh sebab itu, pihak Pusat Penerbangan TNI AL (Puspenerbal) memutuskan untuk menambah fasilitas, tenaga kesehatan, serta administrator di lokasi vaksinasi.

Walaupun pelayanan vaksinasi baru dibuka pukul 07.00 WIB, banyak masyarakat yang sudah mengantre di lokasi vaksin sejak pukul 01.00 WIB dini hari. Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono menegaskan bahwa vaksinasi di Bandara Juanda Surabaya akan dilaksanakan secara terus-menerus hingga seluruh masyarakat tervaksinasi.

“Untuk pasokan vaksin sampai saat ini masih mencukupi karena dibantu Kemenkes. Hari ini kami melihat antusias masyarakat yang ingin mengikuti vaksinasi. Ada 1.500 vaksin yang disiapkan,” ungkap Kasal Yudo Margono ketika meninjau T2 Bandara Juanda, Kamis (22/7), seperti dilansir Antara.

Lebih lanjut Yudo menuturkan, kegiatan ini melibatkan sekitar 50 orang tenaga kesehatan dari Rumkital dr. Soekantyo Jahja Lanudal Juanda Puspenerbal dan vaksinator dari FKPPI Jawa Timur. “Selain itu, ada juga dari Stikes Hang Tuah Surabaya serta relawan lainnya sebagai personel operator komputer membantu pendaftaran, input data sekaligus registrasi, dan pencetakan sertifikat vaksin,” papar Yudo.

Vaksinasi di Bandara Juanda ini menargetkan sebanyak 1.500 orang setiap hari serta ditujukan pada prajurit TNI AL, ASN, tenaga kesehatan, keluarga besar TNI AL, tenaga pendidik, pelayan publik, tokoh agama dan masyarakat umum dengan menggunakan vaksin Sinovac dan AstraZeneca. Sejak diselenggarakannya program vaksinasi tanggal 28 Juni sampai 22 Juli 2021 (24 hari), Bandara Juanda telah melakukan vaksinasi pada 10.073 orang di sekitar Juanda.

Selama pelaksanaan vaksinasi, peserta vaksin tampak antre serta mematuhi prokes dan mengikuti arahan dari petugas panitia dengan duduk di kursi yang sudah disediakan. Kasal menjelaskan, kegiatan serbuan vaksin maritim ini dilakukan guna membantu pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19 dengan melaksanakan vaksinasi Covid-19 secara massal dengan target 1 juta per hari.

“TNI AL totalitas dalam memerangi COVID-19 diwujudkan dengan mengerahkan seluruh sumber daya manusia dan peralatan yang memungkinkan untuk membantu mencegah penyebaran COVID-19 hingga ke pulau-pulau terpencil dan terluar,” tandas Yudo.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*