AP I Luncurkan Komunitas Perempuan Srikandi Angkasa Pura I

Komunitas Perempuan Srikandi Angkasa Pura I - ekonomi.bisnis.com
Komunitas Perempuan Srikandi Angkasa Pura I - ekonomi.bisnis.com

Jakarta – PT Angkasa Pura I (Persero) belum lama ini meluncurkan komunitas perempuan Srikandi Angkasa Pura I sebagai upaya untuk mendukung keterlibatan perempuan dalam berkarya, berprestasi dan berkontribusi baik bagi diri sendiri, perusahaan dan masyarakat.

Peluncuran komunitas Srikandi Angkasa Pura I ini dilaksanakan bertepatan pada peringatan Hari Kartini dalam Inspiring Talkshow bertajuk “Women, It’s Your Time to Thrive! Cultivating Women’s Self Actualization” yang diadakan di Jakarta, Rabu (21/4) lalu.

Acara yang dilakukan secara online ini dibuka oleh Direktur Pemasaran & Pelayanan Angkasa Pura I Devy Suradji dengan narasumber Vice President Airport Development Project Angkasa Pura I Dwi Tedjowati dan Psikolog Klinis & Co-Founder Asa Berdaya Adriana Amalia.

“Komunitas Srikandi Angkasa Pura I hadir sebagai support system bagi para perempuan hebat Angkasa Pura I untuk terus berkembang dan meningkatkan keahlian, eksistensi dan kompetensi diri. Ini juga sejalan dengan salah satu komitmen Angkasa Pura I untuk mewujudkan prinsip Sustainable Development Goals (SGDs) No 5 yaitu mencapai kesetaraan gender dan memberdayakan kaum perempuan dalam mendukung kemajuan bangsa,” beber Direktur Pemasaran dan Pelayanan Angkasa Pura I, Devy Suradji, seperti dilansir Bisnis.

AP I sendiri sengaja membentuk komunitas Srikandi Angkasa Pura I sebagai wadah bagi seluruh pekerja aktif wanita Angkasa Pura I untuk mengambil peran dalam mendukung kegiatan yang mampu meningkatkan kapabilitas diri, mewujudkan kesetaraan gender, dan membawa nilai kemajuan bagi lingkungan perusahaan dan masyarakat.

Adapun pembentukan komunitas tersebut juga sejalan dengan harapan Menteri BUMN Erick Thohir untuk meningkatkan jumlah keterwakilan perempuan pada level struktural di seluruh BUMN mencapai 15 persen. Sebagai perbandingan, saat ini di PT Angkasa Pura I jumlah pegawai perempuan masih berada di bawah 20 persen, dan yang menempati posisi struktural pada level BOD-3 hanya 18 persen dibanding pegawai lelaki.

“Fakta ini juga dialami hampir di sebagian besar perusahaan BUMN. Karena alasan yang sama itulah, Bapak Erick Thohir terus mendorong untuk memperkuat dan mengukuhkan eksistensi kita sebagai perempuan berkarier. Kami berharap Srikandi Angkasa Pura I dapat berperan aktif dan berkolaborasi dalam menjalankan program-program pemberdayaan wanita yang kontributif hingga mampu memberi nilai tambah bagi para perempuan, perusahaan & masyarakat di masa mendatang,” tandas Devy.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*