Jakarta – Ratusan penumpang maskapai penerbangan Lion Air tampak memadati terminal 1 A Bandara Internasional Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten. Nasib mereka masih belum jelas karena sejak penerbangan mereka dinyatakan tertunda (delay) dari hari Minggu (31/7) sampai Senin (1/8) pagi ini.
Berdasar laporan di lapangan, ada 5 penerbangan Lion Air yang mengalami penundaan, antara lain pesawat JT630 tujuan Bengkulu, pesawat JT592 dan JT590 tujuan Surabaya, pesawat JT650 tujuan Lombok, dan pesawat dengan tujuan Banjarmasin. Pihak Lion Air sendiri berjanji bakal menerbangkan para penumpang pagi ini.
Salah seorang penumpang, Rahadian mengatakan pada Minggu (31/7) pukul 23.17, “Ini kabarnya penerbangan saya ke Bengkulu batal, padahal seharusnya saya berangkat jam 16.30 WIB tadi sore.”
“Tadi selain pesawat saya, ada Makasar sama Banjarmasin itu batal. Malah penumpang tujuan Surabaya sama Lombok yang sudah naik di pesawat malah disuruh turun lagi, lalu batal,” papar Rahadian.
Petugas Officer In Charge (OIC) Terminal 1 Bandara Soetta mengatakan bahwa maskapai penerbangan Lion Air berjanji bakal menerbangkan seluruh penumpang dan telah memberi kompensasi senilai Rp 300 ribu dan uang untuk penginapan Rp 200 ribu.
Namun sayangnya hingga pagi ini, penumpang tujuan Bengkulu belum juga diberangkatkan. Alhasil penumpang pesawat Lion Air JT630 tujuan Bengkulu mengamuk hingga memblokir tangga terminal 1 A Bandara Soekarno Hatta.
“Memanas lagi mas, tangga ke gate diblok,” tutur salah satu penumpang bernama Bobby, Senin (1/8).
Berdasarkan hasil dari mediasi semalem antara pihak Lion Air dengan penumpang, Lion Air menjanjikan bakal menerbangkan penumpang tujuan Bengkulu pukul 05.00 WIB dan tujuan Lombok akan berangkat pukul 05.10 WIB. Tetapi sampai saat ini para penumpang diminta sabar menunggu.
Rupanya penundaan penerbangan pesawat Lion Air tidak hanya terjadi di Bandara Soetta saja. Penerbangan di Bandara Achmad Yani Semarang dan Bandara Adi Seomarmo Solo pun juga mengalami delay.
