Tahun Depan Penerbangan Citilink Pindah ke Terminal 2 Bandara Soetta

Jakarta Indonesia akan mengalihkan seluruh operasional ke 2 mulai Januari 2018 mendatang. Untuk sementara ini, Citilink masih beroperasi di 1C Bandara Soetta.

Direktur Utama Citilink Indonesia, Juliandra Nurtjahjo - pasarmodal.inilah.com

Direktur Utama Citilink Indonesia, Juliandra Nurtjahjo – pasarmodal.inilah.com

“Kami tahun depan akan pindah dari Terminal 1C dan pindah ke Terminal 2. Sekarang sedang dibahas dengan Angkasa Pura 2 apakah Terminal 2D atau 2E,” kata Juliandra Nurtjahjo, Direktur Utama Citilink Indonesia di Jakarta, Kamis (31/8), seperti dilansir Kompas.

Lebih lanjut Juliandra menuturkan bahwa perpindahan operasional Citilink dilaksanakan usai seluruh penerbangan internasional dipindahkan ke Terminal 3 Bandara Soetta akhir tahun 2017 ini. Citilink nantinya akan mengisi kekosongan terminal 2D yang sebelumnya dipakai oleh Garuda Indonesia.

“Sedang menyiapkan segala sesuatu karena kami harus koordinasi dengan Angkasa Pura, jadi ini melihat kesiapan terminal 3 internasional. Kami akan mengikuti time frame-nya Angkasa Pura,” jelas Juliandra.

Di samping itu, di Terminal 2D yang sebelumnya ditempati Garuda Indonesia tersebut Citilink akan menyediakan fasilitas ruang tunggu penumpang berkonsep digital yang dapat mempermudah pelayanan pada para penumpang. “Sekarang konsepnya digital, kami akan membuat digital lounge. Kami ingin beda dengan yang lain,” bebernya.

Senada, Vice President Corporate Communication Citilink Indonesia, Benny Butarbutar menjelaskan jika standar terminal yang akan dipakai untuk operasional Citilink Indonesia ke depannya akan disamakan dengan Garuda Indonesia.

“Citilink dapat jatah terminal yang digunakan Garuda. Fasilitasnya disamakan seperti fasilitas lounge dan IT (Information and Technology) yang memudahkan operasional Citilink seperti Garuda Indonesia,” kata Benny.

Benny menambahkan, Citilink kini ditargetkan untuk menguasai pasar domestik. Oleh sebab itu, jumlah lounge dan fasilitas yang terintegrasi dengan IT harus segera dipersiapkan untuk mendukung rencana tersebut. “Pilihannya Terminal 2D dan 2E. Kalau bisa itu digunakan, nanti bisa memberikan daya tampung yang lebih banyak untuk pesawat Citilink,” ucapnya.

Dalam rangka menyiapkan fasilitas ruang tunggu digital, Citilink Indonesia akan menggandeng perusahaan e-commerce JD.id yang merupakan anak perusahaan e-commerce asal China, JD.com. Di ruang tunggu yang baru, Citilink dan JD.id menyuguhkan spot belanja online yang dapat dimanfaatkan para penumpang sembari menanti jadwal penerbangan.