Setelah Masuk PPKM Level 3, Jumlah Penumpang Bandara Soekarno-Hatta Tembus 20 Ribu

Jakarta memutuskan untuk menurunkan status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) wilayah aglomerasi Jabodetabek (DKI Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) dari PPKM level 4 ke level 3 terhitung mulai tanggal 24-30 Agustus 2021.

Penumpang memakai masker di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta - travel.kompas.com

memakai masker di terminal 3 – travel.kompas.com

“Wilayah Aglomerasi Jabodetabek, Bandung Raya, Surabaya Raya dan beberapa wilayah Kota Kabupaten lainnya sudah bisa berada di level 3 pada 24 Agustus 2021,” demikian bunyi pengumuman Presiden Joko Widodo (Jokowi) lewat siaran YouTube Sekretariat Presiden pada Senin (23/8) lalu. Selain itu, beberapa daerah di Pulau Jawa dan Bali serta sejumlah daerah lainnya juga bisa diturunkan levelnya, tergantung dari perkembangan kondisi kasus Covid-19 di daerah masing-masing.

Setelah pengumuman tersebut, penumpang yang berangkat dan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten mengalami sedikit peningkatan. “Untuk pergerakan hanya 300 pergerakan ya. Kalau untuk jumlah penumpang saat ini masih di kisaran 20.000 per hari,” kata Senior Manager Branch Communication & Legal Bandara Soekarno Hatta, M Holik Muardi, Rabu (25/8), seperti dilansir Detik.

Ia mengungkapkan bahwa jumlah penumpang sebelum pandemi dapat mencapai 60.000-70.000 orang per hari. Holik menjelaskan, jumlah penumpang pesawat masih naik-turun atau belum normal sejauh ini. “20.000 penumpang per hari itu di masa pandemi sebelum PPKM diberlakukan. Baik itu PPKM darurat, PPKM level 4, dan PPKM level 3,” terang Holik.

Di samping itu, harga tes PCR di Bandara Soetta pun telah diturunkan sesuai dengan peraturan baru pemerintah. Dengan demikian, Holik mengharapkan calon penumpang juga dapat melakukan pemeriksaan PCR test dengan biaya yang lebih terjangkau. “Kalau untuk tarif PCR di Bandara Soekarno-Hatta sekarang sebesar Rp485.000. Sementara untuk antigen sebesar Rp125.000. Kami pun masih mengikuti aturan yang berpedoman pada SE Satgas COVID-19 dan SE Kemenhub,” papar Holik.

Sebelumnya, pada bulan Juli 2021, tiap harinya terdapat 13.000 penumpang yang berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta. Angka tersebut mengalami penurunan yang amat drastis apabila dibandingkan sebelum adanya PPKM Darurat, yaitu mencapai 60-70 ribu penumpang setiap hari.