Sepanjang 2020, Bandara Soekarno-Hatta Layani 17 Juta Penumpang

TANGERANG – Meskipun sempat diguncang wabah , yang belum benar-benar berhenti hingga detik ini, ternyata mampu melayani sebanyak 17 juta pergerakan yang tercatat mulai 1 Januari hingga 7 November 2020. Jumlah itu mengambil porsi 56 persen dari jumlah penerbangan di 19 bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II.

Agus Haryadi, Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta - jakarta.tribunnews.com

Agus Haryadi, Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta – jakarta.tribunnews.com

“Jumlah tersebut memberikan bukti peran strategis Bandara Soekarno-Hatta untuk mendukung aktivitas masyarakat dan berkontribusi dalam pemulihan ekonomi nasional,” papar Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Agus Haryadi, dikutip dari Kompas. “Kami berkomitmen menjalankan protokol kesehatan dengan baik demi lancarnya operasional Bandara Soekarno-Hatta sehingga berdampak positif juga terhadap bandara-bandara lainnya.”

Sementara itu, Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin, menambahkan bahwa penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta mulai bergairah pada dua bulan terakhir, baik untuk rute domestik maupun internasional. Peningkatan jumlah penumpang kurun dua bulan terakhir dipicu libur panjang dan penerbangan umrah. “Juga Travel Corridor Arrangement (TCA) antara Indonesia dengan beberapa negara, yakni Uni Emirat Arab, Korea Selatan, China, Singapura dan menyusul Jepang,” katanya.

Jika ditotal, bandara yang dikelola oleh PT Angkasa Pura II telah mewujudkan realisasi 30 juta penumpang selama periode 1 Januari hingga 8 November 2020. Untuk menandai terlewatinya angka 30 juta penumpang, perusahaan menyambut penumpang pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GA 207 rute Yogyakarta-Jakarta di Bandara Soekarno-Hatta pada Minggu (8/11) kemarin.

Operator pelat merah tersebut memproyeksikan bahwa pada dua bulan terakhir tahun ini, rute domestik diperkirakan semakin bergeliat dan rute internasional semakin bergairah. Salah satu pendorong meningkatnya penerbangan rute domestik adalah adanya hari libur panjang cuti bersama pada Desember. Sementara itu, rute internasional akan semakin meningkat seiring dengan dibukanya penerbangan umrah serta Travel Corridor Arrangement (TCA).