Jakarta – Hingga kini PT Transjakarta masih menjajaki rencana pembukaan rute bus Transjakarta ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma. Pihak PT Transjakarta sendiri telah berdiskusi dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) serta akan berdiskusi dengan otoritas bandara dan pengelola bandara.
“Belum. Kita lagi jajaki, supaya Transjakarta bisa masuk. Kita mau diskusi sama dengan otoritas bandara. Kalau otoritas bandara kan dia yang mengatur boleh masuk atau tidak. Jika dari otoritas bandara sudah menyetujui baru nanti kita secara teknis akan diskusi bersama dengan Angkasa Pura sebagai pengelola di bandara ,” ujar Budi Kaliwono, Direktur Utama PT Transjakarta, Kamis (14/9), seperti dilansir Republika.
Pihak Transjakarta sendiri telah menyiapkan armada bus apabila wacana tersebut memang jadi terealisasi. Namun masih belum diketahui rute mana saja yang diizinkan untuk dilalui oleh bus Transjakarta. Pasalnya rute-rute itu kelak akan mempengaruhi jumlah kendaraan yang dioperasikan. Di samping itu, Transjakarta juga telah mengkaji harga tiket bus arah bandara kelak.
“Ya kita kajiannya sudah ada karena memang selama ini sudah ada yang melayani kurang lebih kira-kira hampir sama dengan yang ada, namun bisa jadi lebih tinggi sedikit. Karena memang kendaraannya kami siapkan dengan fasilitas yang sangat baik,” jelas Direktur Operasional PT Transportasi Jakarta (PT. Transjakarta) Daud Joseph.
Sebelum akhir tahun ini Daud mengharapkan bus Transjakarta bisa segera melayani perjalanan ke Bandara Soetta dan Halim Perdanakusuma. “Dan Halim ini kan cukup dekat ya, memang kita harus lihat akses masuknya, bisa apa nggak. Tapi kalau Soetta akan lebih mudah akses busnya,” jelas Budi.
Lebih lanjut Budi menjelaskan bahwa rute Transjakarta tak berpatokan pada titik rute. “Jangan lupa, networking Transjakarta itu sudah bisa menjangkau seluruh wilayah. Jadi pada saat kita masuk suatu tempat dia sudah bisa menjangkau semuanya,” ujarnya.
Di sisi lain, PT Angkasa Pura (AP) II selaku pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta juga mendukung wacana dibukanya rute bus Transjakarta. Akan tetapi AP II menegaskan bila hingga kini rencana itu masih dikaji lebih lanjut. “Belum, masih dikaji,” kata Prasetyo Dewandono, Manajer Humas Bandara Soetta.
