Jumlah Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Turun Drastis Saat PPKM Darurat

Cengkareng – Sejak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat, di , Tangerang, Banten mengalami penurunan yang cukup drastis pada Senin (5/7) lalu. Sebagaimana diketahui, telah menerapkan PPKM Darurat di Jawa dan Bali sejak tanggal 3-20 Juli 2021. Akan tetapi, pihak manajemen Bandara Soetta baru memberlakukan aturan itu pada 5 Juli 2021.

Penumpang memakai masker di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta - travel.kompas.com

Penumpang memakai masker di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta – travel.kompas.com

Menurut Senior Manager of Branch Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta M Holik Muwardi, sebelum diterapkannya PPKM Darurat, jumlah penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta mencapai 60.000-70.000 orang per hari. Kemudian, berdasarkan perkiraan pada Senin lalu hanya terdapat sekitar 18.000 penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta. “Direncanakan, berdasarkan planning plan-nya itu sebanyak 18.000 penumpang per harinya,” jelas Holik, Senin (5/7), seperti dilansir Kompas.

Lebih lanjut Holik memaparkan bahwa penurunan tidak hanya terjadi pada jumlah penumpang pesawat. Pergerakan pesawat di Bandara Soekarno-Hatta pun disebut berkurang drastis. Setidaknya terdapat sekitar 500-600 pergerakan pesawat per hari sebelum diberlakukannya PPKM Darurat. Namun, kini hanya terdapat sekitar 300-350 pergerakan pesawat per hari di Bandara Soekarno-Hatta.

Holik mengungkapkan bahwa penurunan jumlah penumpang pesawat yang cukup drastis tersebut kemungkinan disebabkan karena adanya kewajiban untuk membawa sertifikat vaksin Covid-19 minimal dosis pertama dan juga surat hasil tes negatif PCR (dengan batas waktu 2 x 24 jam) sebagai persyaratan penumpang pesawat.

Adapun kewajiban membawa 2 dokumen tersebut tercantum dalam surat edaran (SE) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Nomor 45 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi Covid-19. “Berdasarkan data yang kami terima, jelas terlihat ada penurunan penumpang,” tandas Holik.

Untuk memudahkan masyarakat yang hendak bepergian jarak jauh, PT Angkasa Pura (AP) II pun menyediakan sentra tes usap dan vaksinasi di sejumlah titik Bandara Soekarno-Hatta. Vaksinasi di bandara tersebut ditujukan untuk penumpang pesawat yang mempunyai tiket penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta.