Bakal Ekspansi Besar-Besaran, Ini Target yang Ingin Dicapai Bandara Juanda

Sidoarjo – Sebagai salah satu bandara terpadat di Indonesia, Bandara Internasional Juanda Surabaya rupanya mempunyai sederet target yang hendak dicapai sepanjang tahun 2019 ini. Menurut Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT. Angkasa Pura I Bandara Juanda, Devy Suradji, tahun 2019 adalah tahun yang besar bagi Bandara Juanda.

“Mengapa besar? Karena yang pertama Bandara Juanda akan melakukan ekspansi. Di mana ada perluasan sekitar 35.000 dan 29.000 meter baik di sayap kiri dan kanan dari Terminal 1,” ujar Devy, Senin (31/12/2018), seperti dilansir Tribunnews.

Perluasan ini di antaranya digunakan untuk membangun lounge umrah baru. “Sehingga dapat mempermudah bagi penumpang yang ingin melaksanakan ibadah haji dan umroh,” sambung Devy. PT Angkasa Pura (AP) I selaku pengelola Bandara Juanda pun menyiapkan terminal khusus umrah di Terminal 1 Bandara Juanda, sehingga para jemaah nantinya tak lagi melalui Gate 11 dan Gate 12 di T1 Bandara Juanda.

Pasalnya dalam satu tahun penumpang khusus umrah mencapai lebih dari 60.000 jemaah. “Saat ini sudah dalam proses lelang untuk gedung khusus Terminal Umrah. Jadi satu dengan T1 di sisi Timur,” beber General Manajer Bandara Juanda, Heru Prasetyo. Sisi timur Terminal 1 memang akan dipakai sebagai terminal umrah. Gedung khusus tersebut akan mengakomodir para pengantar dan penjemput serta ketersediaan lahan parkir kendaraan pun bakal diperluas.

Sementara yang kedua, Bandara Juanda juga berusaha untuk terus memperbaiki dan meningkatkan pelayanan terhadap para pengguna jasa. “Tahun 2018, pelayanan Bandara Juanda sudah mendapatkan ranking tiga dunia dengan kategori bandara dengan jumlah penumpang 15 – 25 juta per tahun dari Airport Service Quality (ASQ). Namun di tahun 2019, kita upayakan untuk mendapat penghargaan menjadi nomor 1 tidak hanya di tingkat regional tapi juga dunia,” papar Devy.

Yang ketiga, tahun 2019 ini rupanya Bandara Juanda juga hendak melakukan perencanaan pembangunan Terminal 3. “Kita berharap Bandara Juanda menjadi pintu masuk untuk semua destinasi wisata dan penerbangan ekonomi di wilayah Jawa Timur,” pungkasnya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *