Bandara Juanda Bentuk Tim Monitoring Protokol Kesehatan Covid-19

Heru Prasetyo, General Manager PT Angkasa Pura I cabang Bandara Juanda - kominfo.jatimprov.go.id

Sidoarjo – Trafik penerbangan di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur mengalami peningkatan seiring dengan bertambahnya jam operasional bandar udara. Oleh sebab itu, PT Angkasa Pura (AP) I Cabang Juanda berupaya untuk memperketat pelaksanaan protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19) di Bandara Juanda.

Pihak pengelola Bandara Juanda pun membentuk tim monitoring penerapan protokol kesehatan untuk meningkatkan pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru atau new normal.

“Ini adalah tim gabungan dari personil bandara yakni terminal inspector, aviation security dan customer services. Tim ini setiap harinya melakukan pengecekan langsung ke seluruh area di terminal minimal 3 kali atau menyesuaikan dengan situasi kondisi di bandara,” kata Kolonel Laut (P) Heru Prasetyo General Manager Bandar Udara Internasional Juanda, seperti dilansir Bisnis.

Lebih lanjut Heru menjelaskan bahwa monitoring yang dilakukan tim tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa semua pengguna jasa Bandara Juanda taat dan tertib dalam melaksanakan protokol kesehatan di era new normal, mulai dari pemakaian masker sampai penerapan physical distancing dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter.

Pengawasan ini juga dilakukan dengan memanfaatkan teknologi informasi lewat ratusan titik CCTB yang terpusat di sebuah ruang kontrol. “Sehingga tim di lapangan akan lebih mudah dan cepat menuju titik rawan saat terjadi ketidakdisiplinan penerapan physical distancing,” tutur Heru.

Pihak Bandara Juanda pun giat melakukan announcement imbauan penerapan physical distancing dan pemakaian masker. “Di situlah fungsi dari tim ini, dimana saat di lapangan akan kami ingatkan kepada pengguna jasa secara langsung jika ditemukan pengguna jasa yang tidak menjaga jarak ataupun tidak menggunakan masker sesuai ketentuan protokol kesehatan. Hal ini terus kami lakukan demi keamanan, kenyamanan, dan kesehatan pengguna jasa kebandarudaraan,” ucap Heru.

“Saat ini announcement kami lakukan setiap 10 menit, mengingat saat ini jumlah penerbangan telah tumbuh sejak pemberlakuan tambahan jam operasional bandara. Sehingga kami pun lebih giat dan gencar melakukan announcement protokol kesehatan tersebut,” tandas Heru.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*