Sidoarjo – Terminal 2 (T2) Bandara Internasional Juanda Surabaya pada Sabtu (7/12) kemarin dihibur dengan alunan musik daul yang disuguhkan oleh Kabupaten Sumenep melalui Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora).

Musik perkusi khas Madura tersebut dibawakan oleh 10 orang lebih dengan penuh semangat, diiringi dengan 7 orang penari yang berlenggak-lenggok mengikuti alunan musik agar pertunjukan semakin meriah dan juga atraktif.

Menurut Kabid Disparbudpora Kabupaten Sumenep, Roby Firmansyah, pihaknya memperoleh kesempatan dari Bandara Juanda untuk menampilkan kesenian khas daerah Sumenep di dalam area bandar udara. “Oleh karena itu kita tampilkan kesenian terbaik kita yaitu musik Daul. Kita bawa grup musik Daul yang telah bermain di beberapa negara seperti Australia dan Inggris yaitu Lendhu Sagara,” ungkap Roby, Sabtu (2/12), seperti dilansir Tribunnews.

Tak hanya mempertunjukkan kebolehan dalam bermusik saja, pihaknya pun membagikan leaflet dan buklet panduan wisata sekaligus tempat pariwisata yang ada di Kabupaten Sumenep untuk para pengguna jasa Bandara Juanda. “Tentunya hal itu dilakukan agar masyarakat makin mengenal bahwa kesenian dan tempat pariwisata di Kabupaten Sumenep sangat banyak dan tentunya sangat menarik untuk dikunjungi,” ungkapnya.

Roby pun mengakui jika pihaknya tak melakukan persiapan khusus untuk menggelar pertunjukan musik daul di dalam area Bandara Juanda. “Kita berlatih seperti biasanya. Mungkin yang agak lama dan cukup sulit itu memadukan antara alunan musik dengan koreografi tarian namun itu berlangsung cukup cepat hanya tiga hari saja,” papar Roby.

Pada kesempatan yang sama, Communication & Legal Section Head PT Angkasa Pura I Juanda, Yuristo Ardhi Hanggoro menuturkan jika sebagai pengelola Bandara Juanda, pihaknya selalu berusaha untuk menjadi mitra strategis pemerintah. “Termasuk di dalam sektor promosi seni, budaya dan pariwisata yang ada di daerah Jawa Timur. Dan bandara dapat menjadi sebagai ruang untuk daerah di Jatim memperkenalkan beragam seni dan budayanya,” pungkas Yuristo.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *