Bandara Juanda Siapkan Prosedur Khusus Selama New Normal

Heru Prasetyo, General Manager Bandara Internasional Juanda - adakita.news

Sidoarjo – Bandara Internasional Juanda Surabaya, Jawa Timur siap memberlakukan prosedur pelayanan pada penumpang dalam situasi new normal, seiring dengan rampungnya Pedoman Protokol Kesehatan The New Normal di 15 bandar udara yang berada di bawah pengelolaan PT Angkasa Pura I (Persero).

“Angkasa Pura I telah menyelesaikan pedoman protokol kesehatan untuk mendukung operasional penerbangan dalam situasi new normal. Pedoman ini dapat sesegera mungkin disosialisasikan dan diterapkan di Bandara Juanda begitu peraturan resmi mengenai situasi new normal dikeluarkan oleh pemerintah melalui Gugus Tugas Penanganan COVID-19,” kata General Manager Bandar Udara Internasional Juanda Kolonel Laut (P) Heru Prasetyo, Jumat (29/5), seperti dilansir Antara.

Lebih lanjut Heru menambahkan, Pedoman Protokol Kesehatan The New Normal mengatur secara detail terkait prosedur dan persyaratan yang dibutuhkan para calon penumpang yang hendak melakukan perjalanan domestik dan internasional. “Dalam pedoman ini juga diinformasikan mengenai berbagai upaya pencegahan, penyebaran dan penerapan protokol kesehatan COVID-19 yang telah dilakukan oleh Angkasa Pura I,” beber Heru.

Pada pedoman new normal ini juga termasuk penerapan jaga jarak fisik, pengecekan dokumen kesehatan, dan pengecekan suhu tubuh, tak hanya untuk penumpang tetapi juga untuk mitra usaha dan seluruh personel yang bertugas di bandara.

“Kami terus memastikan kebersihan pada fasilitas-fasilitas publik seperti counter check in, trolley, self check in machine, SCP (tray & X ray), toilet, boarding pass scanner, hand rail, armchair di bandara. Kami melakukan pembersihan secara intens dan berkala menggunakan desinfektan untuk memberikan rasa aman kepada penumpang saat sedang melakukan perjalanan,” terang Heru.

Sementara itu, untuk petugas operasional Bandara Juanda yang bertugas wajib memakai alat pelindung diri, mulai dari kacamata pelindung (goggles), masker, sarung tangan, sampai menyediakan cairan pembersih tangan di area-area terminal.

“Selain itu, untuk pelaksanaan physical distancing kami telah melakukan pengaturan jarak antrian minimal 1,5 meter pada area check in, security check point, Imigrasi, boarding lounge, garbarata, area baggage claim serta area tunggu transportasi publik,” ungkapnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*