AP I Gaet Bandara Incheon Bahas Protokol Kesehatan untuk Wisman

Faik Fahmi, Direktur Utama AP I - marketeers.com
Faik Fahmi, Direktur Utama AP I - marketeers.com

Jakarta – PT Angkasa Pura (AP) I saat ini sedang menyusun inisiatif sehubungan dengan koridor bandar udara yang aman dengan pihak pengelola Bandara Incheon di Korea Selatan saat pariwisata di Bali sudah bisa dibuka untuk wisatawan mancanegara (wisman).

Menurut Direktur Utama AP I Faik Fahmi, kerja sama yang dijalin dengan manajemen Bandara Incheon ini dilakukan guna menggerakkan penumpang internasional di era new normal. Prinsipnya, kerja sama ini adalah klasterisasi turis untuk menjamin dan menjaga kesehatannya selama melakukan perjalanan wisata di Bali.

“Kami akan memastikan turis Korea ketika datang ke bali ke hotel dan wisata terjaga kesehatannya sampai balik kembali ke sana. Saat ini kami masih godok bersama sebagai upaya untuk membangun travel recovery,” ujar Faik, Rabu (26/8), seperti dilansir Bisnis.

Selain itu, upaya lainnya yang sedangkan dilakukan AP I adalah membangkitkan lagi kepercayaan publik dengan berkomunikasi dengan lembaga pemeringkat seperti Skytrax. Skytrax rencananya akan menilai dan memilih bandara yang termasuk dalam kategori aman selama masa pandemi virus corona (Covid-19) ini. Faik pun mengaku optimis jika Bandara Internasional Ngurah Rai di Bali bisa masuk dalam kategori bandara aman. “Kalau dari hasil penilaian Skytrax bisa masuk kategori aman dikunjungi akan semakin mendorong pergerakan di Ngurah Rai,” ungkap Faik.

Terlebih karena sebelumnya, AP I telah menyematkan stempel “Safe Travels” yang diperoleh dari World Travel & Tourism Council (WTTC) di 15 bandar udara yang berada di bawah pengelolaannya. Stempel tersebut didapat oleh AP I usai mengirimkan protokol kesehatan bandara pada lembaga WTTC dan dinyatakan lolos asesmen.

Penggunaan stempel tersebut pun dilakukan demi menunjukkan pada masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya bahwa AP I secara konsisten menerapkan protokol kesehatan terkait pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19) yang sesuai dengan Protokol Safe Travels WTTC dan ICAO Takeoff Guideline for Aviation.

Stempel dari WTTC tersebut dipakai pertama kali oleh pengelola bandara di Indonesia, AP I, pada masa adaptasi kebiasaan baru usai berkoordinasi dengan WTTC terkait penerapan protokol kesehatan perusahaan yang sesuai dengan Protokol Safe Travels dan “ICAO Takeoff Guideline for Aviation”.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*