Proyeksi Penumpang Tahun 2020 Naik 11% di Bandara Kelolaan Angkasa Pura I

Penumpang Pesawat Juanda - radarsurabaya.jawapos.com

Jakarta – Tahun 2020 ini PT Angkasa Pura (AP) I memperkirakan pertumbuhan trafik penumpang yang moderat, yakni di angka 11% dari 81,53 juta trafik penumpang pada 2019 menjadi 90,65 juta penumpang pada 2020.

Menurut Vice President Corporate Secretary AP I (Persero) Handy Heryudhitiawan, tahun 2019 lalu AP I berhasil melayani 81,53 juta penumpang di 14 bandar udara yang berada di bawah pengelolaan AP I. “Jumlah ini turun 15,6% dibanding trafik penumpang pada 2018 yang mencapai 96.65 juta penumpang,” ungkap Handy, Senin (20/1), seperti dilansir Kontan.

Meskipun tantangan industri penerbangan pada 2019 dirasa cukup berat, AP I tetap memiliki komitmen untuk membangun bandara-bandara kelolaannya supaya lebih bagus, nyaman, dan juga luas. Bahkan di 2020 ini AP I mengungkapkan rencananya untuk ekspansi dengan menjalankan sejumlah proyek pengembangan.

Handy menjelaskan, sejumlah proyek yang dilakukan adalah perluasan terminal dan perpanjangan landasan pacu (runway) di beberapa bandara, misalnya Bandara Juanda Surabaya (SUB), Bandara Sultan Hasanuddin Makassar (UPG), Bandara Sam Ratulangi Manado (MDC), Bandara Lombok Praya (LOP), Bandara El Tari Kupang (KOE), dan Bandara Adi Soemarmo Solo (SOC).

Sebagai contoh, untuk perluasan Bandara Sam Ratulangi (Manado) diharapkan dapat menampung sekitar 5,7 juta penumpang dalam setahun. Usai pengembangan rampung, maka luas terminal Bandara Sam Ratulangi nantinya menjadi 57.296 m2 dari yang sebelumnya hanya 26.481 m2.

Tak hanya pengembangan bandar udara, tahun ini AP I pun telah dan akan mengambil alih pengoperasian Bandara Sentani Jayapura yang telah efektif dikelola AP I mulai 1 Januari 2020 lalu dan Bandara Syukuran Aminuddin Amir Luwuk Sulawesi Tengah serta Bandara APT Pranoto Samarinda sekitar bulan Oktober 2020 mendatang.

“Angkasa Pura I terus melakukan pengembangan bandara untuk memicu dan mengantisipasi potensi pertumbuhan penumpang tiap tahunnya. Pengembangan dilakukan juga untuk menjaga standar layanan kepada pengguna jasa bandara,” ujar Handy.

AP I pun kini bersama Incheon International Airport Corporation (IIAC) dan Wijaya Karya juga sedang mengikuti proses seleksi mitra pengelolaan Bandara Hang Nadim Batam.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*