Sidoarjo – Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur semakin memperketat pencegahan virus corona di lingkungan bandar udara, terutama di area Terminal 2 (T2) penerbangan internasional. Saat ini pemeriksaan suhu tubuh bukan hanya dilakukan untuk kedatangan penumpang, tetapi juga di bagian keberangkatan.

Para petugas bandara pun rutin melakukan sterilisasi. Tiap harinya dibutuhkan sekitar 100 liter disinfektan untuk disemprotkan di dalam area bandara. Peningkatan langkah preventif ini dilakukan sejak pekan lalu. Suhu badan seluruh penumpang pun dicek, terutama yang ada di Terminal 2. Penumpang yang bersuhu tubuh tinggi akan diperiksa oleh tim kesehatan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Surabaya.

Menurut Communication and Legal Manager Bandara Internasional Juanda Yuristo Ardhi menyebutkan, langkah itu diambil usai adanya laporan warga negara Indonesia yang positif corona. Langkah serupa juga diberlakukan di Terminal 1 (T1). “Ini langkah kami sebagai cara membuat nyaman para penumpang,” ungkap Yuristo, seperti dikutip dari Jawapos.

Sejumlah titik di bandara yang dianggap rawan pun disemprot sebagai langkah untuk sterilisasi area Bandara Juanda. Dalam proses sterilisasi, petugas melakukannya sekali dalam sehari, tepatnya sebelum bandara beroperasi. Tiap harinya petugas dibagi jadi 2 kelompok untuk sterilisasi Terminal 1 dan 2. Bahkan dalam setiap penyemprotan setidaknya membutuhkan 100 liter disinfektan.

Yuristo menambahkan, trafik penerbangan di Bandara Juanda sejak wabah virus corona memang mengalami penurunan, baik pada penerbangan domestik dan internasional. Pada periode Januari-Februari 2020 jumlah penumpang yang dilayani Bandara Juanda adalah 2.656.354 pax. Sementara itu, pada periode yang sama tahun 2019 lalu jumlahnya mencapai 2.667.635 pax atau turun 0,42%.

“Di 2019 juga mengalami penurunan dibanding 2018. Total di tahun 2019 lalu Bandara Juanda melayani 16,6 juta penumpang atau turun 10% dibanding tahun 2018 yang melayani 20,9 juta penumpang,” ungkap Yuristo.

Walaupun jumlah penumpang Bandara Juanda menurun, pihaknya masih belum menghitung berapa besar kerugian yang dialami oleh PT Angkasa Pura I. Saat ini pihaknya lebih fokus melakukan berbagai upaya pencegahan penyebaran virus corona bersama sejumlah stakeholder.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *