Lion Air Group Pastikan Pasang Tarif Tiket Pesawat Sesuai Aturan Kemenhub

Maskapai Lion Air - www.radarcirebon.com
Maskapai Lion Air - www.radarcirebon.com

Jakarta – Maskapai Lion Air Group memastikan bahwa pihaknya telah memberlakukan tarif tiket pesawat sesuai dengan ketentuan pemerintah untuk layanan pesawat udara penumpang berjadwal kelas ekonomi rute domestik selama masa pandemi virus corona (Covid-19).

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro mengungkapkan pihaknya masih menjual harga tiket pesawat yang berada di bawah naungannya, seperti Lion Air, Wings Air, dan Batik Air sesuai aturan yang berlaku, yaitu Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 106 Tahun 2019 tentang Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri (KM 106/2019).

“Dalam penentuan harga jual tiket pesawat udara kelas ekonomi dalam negeri, Lion Air Group tidak pernah bekerja sama dan menentukan dengan pihak lain (di luar perusahaan). Formulasi penghitungan yang digunakan adalah wajar dan sesuai keterjangkauan kemampuan calon penumpang membayar berdasarkan kategori layanan maskapai,” kata Danang, Rabu (24/6), seperti dilansir Medcom.

Berikut ini contoh tarif beberapa rute penerbangan domestik sesuai KM 106/2019.

  • Denpasar (DPS) – Surabaya (SUB): batas atas Rp638.000 dan batas bawah Rp223.000.
  • Samarinda (AAP) – Surabaya (SUB): batas atas Rp1.430.000 dan batas bawah Rp501.000.
  • Palangkaraya (PKY) – Surabaya (SUB): batas atas Rp1.160.000 dan batas bawah Rp406.000.
  • Surabaya (SUB) – Labuan Bajo (LBJ): batas atas Rp1.388.000 dan batas bawah Rp486.000.

Danang menegaskan jika Lion Air Group sudah menghitung dan memberlakukan harga jual tiket secara bijak. Penerapannya pun dilakukan berdasar kategori layanan yang diberikan seperti termaktub pada Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 20 Tahun 2019 tentang Tata Cara dan Formulasi Perhitungan Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri (PM 20/2019).

Harga jual tiket pesawat udara kini pun adalah implementasi penggabungan dari sejumlah komponen menjadi kesatuan harga jual tiket pesawat. Komponen harga jual tiket pesawat udara sekali jalan (one way) untuk penerbangan langsung (non-stop) meliputi Tarif angkutan udara (fluktuasi dalam koridor tarif batas atas dan tarif batas bawah), pajak (government tax) 10% dari tarif angkutan udara, iuran wajib asuransi yang disingkat IWJR (Iuran Wajib Jasa Raharja), dan Passenger Service Charge (PSC) atau airport tax yang berbeda-beda di tiap bandara.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*