Jumlah Penumpang Domestik & Internasional di Bandara Juanda Selama Februari 2020 Anjlok

Suhariyanto, Kepala Badan Pusat Statistik - (Youtube: PKL STIS 56)
Suhariyanto, Kepala Badan Pusat Statistik - (Youtube: PKL STIS 56)

Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa jumlah penumpang pesawat domestik selama bulan Februari 2020 lalu anjlok 8,08 persen dibanding bulan Januari 2020. Penurunan jumlah penumpang ini berlangsung di seluruh bandar udara utama.

“Penumpang angkutan udara domestik yang diberangkatkan pada Februari 2020 sebanyak 5,8 juta orang atau turun 8,08 persen dibanding Januari 2020,” ucap Kepala BPS, Suhariyanto di Kantor BPS, Jakarta Pusat, Rabu (1/4), seperti dilansir Liputan6.

Penurunan paling besar dialami Bandara Ngurah Rai Denpasar sebesar 23,39 persen, lalu Bandara Kualanamu-Medan 21,19 persen, Bandara Juanda-Surabaya 13,36 persen, Bandara Hasanuddin-Makassar sebanyak 11,22 persen, dan Bandara Soekarno Hatta-Tangerang sebanyak 3,04 persen.

Sedangkan jumlah penumpang domestik terbesar melalui Bandara Soetta Banten sebanyak 1,6 juta orang atau 26,83 persen dari total penumpang domestik, disusul dengan Bandara Juanda Surabaya sebanyak 479,7 ribu orang atau 8,29 persen.

Kemudian jumlah penumpang pesawat domestik Januari-Februari 2020 sebanyak 12,1 juta orang atau turun 3,38 persen dari periode yang sama tahun 2019 lalu sebanyak 12,5 juta orang. Jumlah penumpang terbesar ada di Bandara Soetta sebanyak 3,2 juta orang atau 26,10 persen dari keseluruhan.

Tak cukup sampai di situ, jumlah penumpang rute internasional pun anjlok cukup signifikan. Pada Februari 2020 jumlah penumpang pesawat dari dan ke luar negeri hanya 1,1 juta orang. “Jumlah penumpang itu turun sebanyak 33,04 persen dibandingkan dengan Januari 2020,” beber Suhariyanto.

Penurunan paling dalam dialami oleh Bandara Internasional Kualanamu, Medan, yang mencapai 34,09 persen. Lalu penumpang di Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, mencapai 33,04 persen; Bandara Internasional Soekarno Hatta-Banten 29,00 persen; dan Bandara Internasional Juanda, Surabaya, sebanyak 27,21 persen. “Sedangkan peningkatan jumlah penumpang terjadi di Bandara Hasanuddin-Makassar sebesar 5,92 persen,” sambungnya.

Sementara itu, jumlah penumpang internasional terbanyak melalui Bandara Soekarno-Hatta sebesar 444,4 ribu orang atau 39,42% dari jumlah penumpang yang ke luar negeri, disusul Bandara Ngurah Rai-Denpasar sebanyak 425,5 ribu orang atau 37,74 persen.

Jumlah penumpang ke luar negeri paling banyak melalui Bandara Soekarno Hatta-Banten mencapai 1,1 juta orang atau 38,07 persen dari jumlah seluruh penumpang ke luar negeri, diikuti Bandara Ngurah Rai-Denpasar 1,1 juta orang atau 37,74 persen.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*