Februari 2020, Sriwijaya Air Buka Kembali Rute Makassar-Surabaya PP

Sriwijaya Air - www.skyscanner.co.id
Sriwijaya Air - www.skyscanner.co.id

MAKASSAR/SURABAYA – Selepas pisah dari Garuda Indonesia, maskapai Sriwijaya Air tengah fokus memulihkan operasional penerbangan mereka. Ada beberapa langkah yang sudah disiapkan manajemen, salah satunya membuka lagi rute yang sempat tutup, antara lain rute dari Makassar ke sejumlah kota, seperti Denpasar, Balikpapan, Luwuk, dan Surabaya.

“Awal Februari 2020 mendatang, kami akan kembali melayani beberapa rute penerbangan yang siap menghubungkan Kota Makassar dengan Denpasar, Balikpapan, Luwuk, dan Surabaya,” terang Vice President Corporate Secretary Sriwijaya Air, Adi Willi Hanhari. “Harus diakui, salah satu pertimbangan utama adalah karena banyaknya permintaan dari pelanggan setia kami agar penerbangan tersebut kembali dilayani Sriwijaya Air.”

Untuk rute Makassar-Denpasar PP, menurut rencana akan hadir setiap hari dengan jadwal penerbangan dari Makassar pada pukul 19.00 WITA dan dari Denpasar pukul 21.35 WITA. Untuk rute Makassar-Balikpapan PP, siap melayani pelanggan pada hari Senin, Jumat, dan Minggu, dengan jadwal terbang pukul 14.25 WITA dari Makassar dan pukul 16.25 WITA dari Balikpapan.

Sementara, untuk rute Makassar-Luwuk PP, akan dilayani setiap hari dengan jadwal penerbangan pukul 09.30 WITA dari Makassar dan 11.30 WITA dari Luwuk. Terakhir, untuk penerbangan Makassar-Surabaya PP, akan terbang dua kali setiap hari, dengan jadwal penerbangan pukul 13.35 WITA dan 19.10 WITA dari Makassar, serta pukul 06.00 WIB dan 20.35 WIB dari Bandara Juanda.

Selain penerbangan dari Makassar, Sriwijaya Air juga berancang-ancang mengoperasikan kembali rute penerbangan dari Jakarta ke sejumlah kota seperti Malang, Tanjung Karang, dan Banyuwangi. Untuk ketiga rute ini, maskapai masih mengantongi izin rute dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan sehingga seumpama sewaktu-waktu ingin menerbangkan pesawat kembali ke rute itu, pihak regulator telah memberikan keleluasaan.

Sejalan dengan itu, Sriwijaya Air mengincar para milenial untuk meningkatkan market share rute penerbangan domestik. Pada 2020 ini, perusahaan mematok target menguasai 8% pasar domestik. Target tersebut memang tak terlalu muluk. “Kami sengaja memasang target cukup realistis mengingat pangsa pasar Sriwijaya Air pada 2019 turun menjadi sekitar 7% dibandingkan pada 2018 yang mencapai 10%,” tutur Direktur Utama Sriwijaya Air, Jefferson Irwin Jauwena.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*