Tangerang – Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta akan diperuntukkan sebagai terminal untuk penerbangan domestik. Terminal 2 sengaja dialihfungsikan setelah dipindahkannya operasional rute internasional maskapai Garuda Indonesia pada tanggal (1/5) lalu.
“Akan diposisikan sebagai domestik, dia nanti malah akan kita revitalisasi,” jelas M. Awaluddin, Direktur Umum PT Angkasa Pura (AP) II di Terminal 3 Bandara Soetta, Tangerang, Banten, Senin (1/5).
Lebih lanjut Awaluddin menjelaskan jika proyek revitalisasi T2 Bandara Soetta akan dilakukan setelah pemindahan pengoperasian seluruh penerbangan internasional ke T3. Ke depannya revitalisasi terminal-terminal yang ada di Bandara Soekarno-Hatta akan dilakukan secara berurutan.
“Jadi urutan revitalisasi terminal setelah fully operation terminal tiga, kita akan revitalisasi terminal satu dulu. Itu kurang lebih sekitar 18 bulan dari bulan Agustus atau September 2017. Kemudian kita pindah ke terminal dua,” papar Awaluddin.
Rencana revitalisasi ini merupakan salah satu langkah PT Angkasa Pura II untuk menambah kapasitas penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Dengan adanya revitalisasi ini diharapkan bisa mengoptimalkan kedatangan penumpang domestik.
Seluruh penerbangan rute internasional dari Terminal 2 akan dipindahkan ke Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta mulai awal bulan Agustus 2017 mendatang. Pada bulan Juni 2017 sekitar 8 maskapai penerbangan anggota aliansi Sky Team akan dipindahkan ke Terminal 3 Bandara Soetta.
Sedangkan penerbangan internasional perdana yang dilayani oleh pesawat Garuda Indonesia pada (1/5) lalu di Terminal 3 Bandara Soetta adalah rute Jakarta-Singapura. Pesawat Garuda Indonesia bernomor penerbangan GA824 tersebut terbang menuju Singapura pukul 06.10 WIB.
