Tangerang – Pembangunan jalur KA Bandara Soetta dipastikan akan segera dikebut, menyusul proses pembebasan lahan warga yang ditargetkan selesai pada awal 2016 mendatang. Hingga akhir tahun ini, sudah ada 50% lahan yang berstatus bebas untuk kebutuhan membangun jalur KA Bandara.
Kepala Badan Pertanahan Negara (BPN) Kota Tangerang, Himsar, memastikan seluruh proses pembebasan lahan dapat terselesaikan pada akhir Februari 2016. Ketuntasannya setelah putusan inkrah gugatan 89 warga di Mahkamah Agung (MA) ditetapkan, yang menurut jadwal akan dikeluarkan pada 8 Februari 2016.
Presiden Joko Widodo pun meminta agar Proyek Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta ini bisa selesai pada tahun 2017, sehingga jalur tersebut dapat mulai beroperasi selambat-lambatnya pada semester pertama 2017.
“Pengerjaan proyek kereta bandara sudah dimulai dari awal tahun termasuk pembebasan lahan sudah mulai, Februari nanti sudah selesai pembebasan lahannya, dan nanti pada semester I 2017 sudah bisa kita pakai atau naiki,” ujar Presiden seusai meninjau lokasi pembangunan Stasiun Bandara Soetta, Senin (14/12).
Presiden menyebutkan bahwa nantinya jaringan KA yang menghubungkan Jakarta dari Stasiun Manggarai hingga ke Bandara Soekarno-Hatta tersebut bisa ditempuh dalam waktu 40 menit saja.
“Nanti waktu tempuhnya sekitar 40 menit, tadi saya lewat tol yang tiap hari macet. Ini merupakan solusi transportasi dari Jakarta ke bandara,” ujarnya dalam kutipan Antara.
Presiden Joko Widodo menekankan bahwa proyek tersebut harus segara selesai karena jaraknya hanya tinggal 12 km saja dari Batu Ceper. Di tahun 2016 juga akan dimulai proyek pengerjaan KA Bandara lintas Kota ke Bandara Soekarno-Hatta melalui Pluit.
“Insya Allah tahun depan. Ini nanti juga terhubung dengan LRT, sudah ada interkoneksi,” pungkasnya.