Semarang – Dalam rangka mewujudkan pelayanan hukum yang lebih komprehensif, Divisi Legal PT Angkasa Pura (AP) I mengadakan Rakornas di Jakarta pada tanggal 9-11 Desember 2019. Rakornas tersebut sengaja diselenggarakan untuk meningkatkan kompetensi pelaksana fungsi hukum di masing-masing bandara yang dikelola oleh AP I.

Menurut Vice President Legal PT Angkasa Pura I (Persero) I Wayan Sutawijaya, fungsi hukum dalam sebuah perusahaan bukan hanya supporting unit, namun juga jadi inti yang dapat menentukan arah baik-buruknya sebuah perusahaan. Oleh sebab itu, pihak Legal AP I memberi pembekalan terkait pelayanan hukum pada seluruh pelaksana hukum di lingkungan perusahaan.

“Divisi Legal AP1 wajib memimpin seluruh lini proses bisnis di Perusahaan, karena seluruh hasil proses kerja legal dijadikan rekomendasi utama Direksi di dalam mengambil keputusan. Sehingga insan legal harus kreatif, lincah dan tajam pemikirannya,” papar Wayan, Kamis (12/12), seperti dilansir Tribunnews.

Oleh sebab itu, Wayan membahas isu-isu utama dalam bisnis kebandarudaraan seperti efisiensi birokrasi termasuk penerapan omnibus law, restrukturisasi utang perusahaan dan perkuatan inti bisnis perusahaan. Pada kesempatan itu, disosialisasikan pula aplikasi pelayanan hukum berbasis elektronik bernama Sistem Informasi Analisa Pelayanan Hukum (SIAP).

SIAP adalah wujud digitalisasi komprehensif atas pelayanan hukum yang meliputi pembuatan Legal Drafting, Legal Opinion, Legal Audit, Legal Due Diligence, dan Legal Aid. “Sistem ini merupakan forum Analisa yang dapat disimak dan diikuti oleh seluruh insan Legal karena terdapat e-learning, real time alert, e-library atas seluruh produk pelayanan legal termasuk rangkaian proses hukum di Pengadilan dan lembaga penyelesaian sengketa lainnya,” terangnya.

Lebih lanjut Wayan mengatakan, aplikasi SIAP mempunyai mesin pencari pintar yang bisa menampilkan seluruh produk legal yang serupa atau mirip agar produk pelayanan hukum yang diminta akan sesuai standar bahkan memperkaya produk legal sebelumnya. SIAP adalah produk orisinal yang dikembangkan tim Legal AP I sehingga sistem tersebut bisa diandalkan karena telah mengenal karakter kerja dan proses bisnis di lingkup AP I.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *