Sidoarjo – Hingga saat ini operasional penerbangan di Bandara Internasional Juanda Surabaya menuju sejumlah daerah di Pulau Kalimantan masih terganggu oleh kabut asap. Bahkan terdapat 7 penerbangan dari Bandara Juanda yang terpaksa dibatalkan. Lalu ada pula 2 penerbangan yang return to base (RTB) atau kembali ke Juanda, 4 penerbangan lainnya mengalami keterlambatan kedatangan di Juanda, dan 7 penerbangan delay keberangkatan.

“Ada 22 penerbangan di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, yang terdampak kabut asap di Kalimantan. Sedangkan pesawat yang RTB itu kemarin. Sekarang langsung cancel,” ujar Yuristo Ardhi Hanggoro, Communication & Legal Section Head PT Angkasa Pura I Juanda, Selasa (17/9), seperti dilansir Detik.

Pada Selasa kemarin saja ternyata ada 5 penerbangan yang dibatalkan, yaitu berjumlah 2 untuk kedatangan dan 3 untuk keberangkatan. “Di antaranya untuk maskapai Wings Air, Nam Air dan juga Lion Air, dengan tujuan ke Sampit, Palangkaraya. Selain itu, ada dua penerbangan yang sudah berangkat. Terpaksa harus return to base atau terbang kembali ke Bandara Juanda. Masing-masing pesawat Wings Air nomor penerbangan IW1804 tujuan Surabaya ke Sampit serta Nam Air nomor penerbangan IN 246 dari Surabaya ke Samarinda,” jelas Yuristo.

Kemudian penerbangan tujuan Surabaya yang terlambat karena kabut asap pekat adalah pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 681 dari Palangkaraya, lalu Nam Air bernomor penerbangan IN 247 dari Samarinda, Nam Air IN 243 dari Sampit, dan Lion Air JT 683 dari Palangkaraya. Rata-rata lama keterlambatan penerbangan tersebut mencapai 1 jam dan para calon penumpang akhirnya menunggu keberangkatan di ruang check in Terminal 1 Bandara Juanda.

Pihak AP I Cabang Juanda pun mempersiapkan ruang tunggu penumpang dan plotting parkir pesawat untuk penerbangan yang dialihkan. Selain itu, AP I Juanda pun melakukan koordinasi sekaligus pengaturan di terminal dengan pihak maskapai untuk memudahkan proses refund dan juga berkoordinasi dengan Airnav untuk monitor notam. “Yang jelas Bandara Juanda siap menampung penerbangan yang dialihkan akibat kabut asap. Juga telah menyiapkan tempat parkir pesawat,” tutup Yuristo.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *