Tiket Pesawat Penumpang Dipastikan Tak Hangus Meski Surat Bebas Covid-19 Bermasalah

Pemeriksaan dokumen penumpang di Bandara Internasional Juanda - tribunnews.com

Surabaya – Persyaratan penumpang untuk melakukan perjalanan udara kini lebih sederhana, seiring dengan diterbitkannya Surat Edaran Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 9 Tahun 2020 tentang perubahan atas SE Nomor 7 Tahun 2020 tentang Kriteria dan Persyaratan Perjalanan Orang Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Dalam surat edaran terbaru kembali mengatur syarat yang harus dipenuhi calon penumpang jika akan bepergian naik pesawat di masa new normal. “Menurut surat edaran dimaksud itu, kini calon penumpang hanya membutuhkan bukti tes kesehatan seperti rapid test, PCR test dan atau surat keterangan kesehatan,” ujar Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, seperti dilansir Tribunnews.

Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk calon penumpang penerbangan domestik:

  • Jika uji kesehatan yang digunakan Rapid Test Covid-19, dengan hasil non-reaktif maka masa berlaku adalah 14 hari, atau;
  • Jika uji kesehatan yang digunakan Reverse Transcription-Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) Covid-19, dengan hasil negatif maka masa berlaku ialah 14 hari, atau;
  • Apabila kedua metode tes di atas tidak tersedia di daerah asal, maka calon penumpang harus mendapatkan surat keterangan bebas gejala seperti influensa (influenza-like illness) dari dokter rumah sakit atau puskesmas.

Dengan diterbitkannya surat edaran yang baru, maka persyaratan berupa surat keterangan bebas Covid-19 kini memiliki masa berlaku lebih panjang, yaitu 14 hari. Stakeholder Relation Manager Angkasa Pura I Iwan Risdianto menambahkan bahwa selama masa pandemi virus corona (Covid-19) ini tak ada tiket penumpang pesawat yang hangus.

Iwan menjelaskan, apabila ada calon penumpang yang gagal berangkat karena surat keterangan rapid test atau hasil tes PCR masih bermasalah, maka calon penumpang harus segera berkoordinasi dengan pihak maskapai. “Tiket bisa di-reschedule (jadwal ulang). Sampaikan saja ke maskapai, belum bisa berangkat karena suratnya masih bermasalah. Bisa kok ditunda (keberangkatan) besok atau minggu depan,” ujar Iwan, Sabtu (27/6).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*