Penumpang Turun, Wings Air Pangkas Frekuensi Rute Sumenep-Surabaya PP

Maskapai Wings Air - www.airmagz.com

SUMENEP/SURABAYA – Seperti diberitakan sebelumnya, memasuki masa transisi menuju era new normal, Bandara Trunojoyo di Kabupaten Sumenep, Madura kembali melayani penerbangan menuju Pagerungan dan Surabaya. Namun, karena permintaan rute Sumenep-Surabaya PP cenderung menurun, maskapai Wings Air tidak melayani penerbangan ini setiap hari.

“Saat ini, kami tidak lagi menjadwalkan penerbangan setiap hari untuk rute Sumenep-Surabaya dan sebaliknya, sebab permintaan masyarakat untuk naik pesawat kian menurun, terlebih dengan adanya wabah COVID-19,” jelas Station Manager Wings Air Sumenep, Bayu Kristanto, dilansir Radar Madura. “Wings Air kini terbang setiap Rabu, Jumat, dan Minggu.”

Bayu menambahkan, di hari-hari tersebut, permintaan masyarakat untuk terbang bersama maskapainya masih tergolong tinggi dibandingkan hari lainnya. Sebelumnya, berkali-kali jadwal penerbangan terpaksa ditunda sebab penumpang sedikit. “Di bawah target, sehingga di-cancel. Kami harap situasinya cepat kembali normal,” sambung Bayu.

Sedikit berbeda dengan rute Sumenep-Surabaya PP, untuk penerbangan Sumenep-Pagerungan PP, tampaknya menerima kabar baik. Maskapai Susi Air yang melayani rute tersebut dikabarkan bisa tetap melayani dengan penerbangan dua kali sehari hingga tutup tahun 2020. Sebab, pada saat penerapan Peraturan Menteri Perhubungan No. 25/2020, kontrak penerbangan tidak digunakan selama lima pekan akibat pandemi virus corona. 

“Kalau sebelumnya berakhir 19 Agustus, setelah itu kembali lagi menjadi satu kali terbang dalam sepekan. Namun, karena sempat ditunda sebulan satu minggu, jadi bisa terbang sampai akhir tahun,” tutur PPK Penerbangan Perintis Bandara Trunojoyo Kelas III Sumenep, Dimas Maharanto. “Untuk kontrak penerbangan 2021 mendatang, kami sudah mengusulkan agar dua kali penerbangan perintis untuk rute dalam daerah di Kota Keris bisa terealisasi dari awal hingga akhir tahun.”

Di masa pandemi virus corona seperti sekarang, pihak Bandara Trunojoyo mengetatkan aturan bagi masyarakat yang hendak bepergian. Bagi warga yang akan melakukan penerbangan, selain memakai masker dan cuci tangan, juga harus menyertakan surat keterangan sehat dari puskesmas setempat. Kapasitas pesawat juga dikurangi hingga 50 persen dari kapasitas normal.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*