Citilink Telah Aktifkan 57 Penerbangan per Hari, Termasuk Rute Surabaya-Banyuwangi

Pesawat Citilink - merahputih.com

Jakarta – Hingga saat ini maskapai berbiaya murah atau low cost carrier (LCC) Citilink rupanya telah mengoperasikan 57 penerbangan per hari menuju 36 destinasi. Di samping itu, Citilink juga mengoperasikan lagi beberapa rute penerbangan untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat, di antaranya rute Surabaya-Banyuwangi, Bandung-Halim Perdanakusuma, dan Bandara Internasional Yogyakarta-Halim Perdanakusuma (Jakarta).

“Suatu peningkatan yang cukup baik. Kita ada rute-rute yang dibuka kembali tentunya untuk menambah kepercayaan masyarakat untuk menggunakan jasa transportasi udara,” kata Direktur Operasi Citilink Indonesia, Erlangga Sakti, Kamis (13/8), seperti dilansir Beritasatu.

Meskipun kembali beroperasi, Erlangga menegaskan jika pihak Citilink terus menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19). “Kami melakukan disinfeksi setiap harinya di seluruh pesawat sebelum dan setelah selesai beroperasi,” beber Erlangga.

Untuk memastikan kebersihan armadanya, Citilink melakukan disinfeksi di seluruh area pesawat, yang meliputi area kokpit, kabin, dan kargo. Citilink pun memakai cairan disinfektan yang telah memenuhi standar regulator. Di samping itu, Erlangga menambahkan, Citilink menggunakan teknologi High Efficiency Particulate Air (HEPA) di dalam pesawat.

“Setiap pesawat ada dua HEPA. Semakin lebar pesawat akan lebih banyak HEPA. Ini semacam filter yang memiliki kemampuan untuk menyaring debu hingga bakteri hingga 99,99 persen,” papar Erlangga. HEPA pun memiliki siklus sendiri dan akan diganti secara berkala setiap 5.000 jam untuk pesawat A320. Sedangkan untuk armada pesawat A330 lebih panjang lagi, 5.600 jam tiap penggantiannya. Lewat sistem tersebut, udara dipastikan benar-benar bersirkulasi dari atas ke bawah dengan jaminan setiap 2 menit sekali melalui proses filter sirkulasi ke luar dan udara kembali bersih.

Erlangga pun mengharapkan dukungan dari para stakeholder untuk mengampanyekan terbang aman dan nyaman. Dengan demikian, masyarakat tak perlu takut lagi saat hendak bepergian dengan mengguna jasa transportasi udara secara aman dan nyaman serta mematuhi protokol kesehatan yang berlaku dalam pencegahan penularan Covid-19.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*