BANDUNG/SURABAYA – Seperti diberitakan sebelumnya, mulai bulan Juli 2019, ada tiga maskapai yang melayani rute penerbangan Bandung-Surabaya PP, yang menghubungkan Bandara Internasional Jawa Barat (Bandara Kertajati) dengan Bandara Internasional Juanda. Ketiga maskapai tersebut adalah Lion Air, AirAsia Indonesia, dan Citilink.

Dikutip dari situs resmi BIJB, Lion Air melayani rute Kertajati-Surabaya PP setiap hari. Untuk penerbangan dari Bandung, pesawat bertolak pada pukul 16.10 WIB dan tiba di Surabaya pada pukul 17.30 WIB. Sementara, untuk rute sebaliknya, pesawat Lion Air berangkat dari Surabaya pukul 09.15 WIB dan tiba di Bandara Kertajati pada pukul 10.40 WIB.

Sementara itu, untuk maskapai AirAsia, mengoperasikan rute penerbangan ini tiga kali dalam seminggu, yakni pada hari Selasa, Kamis, dan Sabtu. Sayangnya, jadwal penerbangan masih belum lengkap. Pihak BIJB sendiri hanya merilis, penerbangan rute Kertajati-Surabaya bertolak pukul 20.20 WIB, sedangkan rute Surabaya-Kertajati tiba pada pukul 19.55 WIB.

Terakhir, untuk maskapai Citilink, akan melayani rute penerbangan Kertajati-Surabaya PP setiap hari, dengan dua frekuensi penerbangan setiap harinya. Untuk keberangkatan dari Bandung, penerbangan pertama bertolak pukul 07.25 WIB dan penerbangan kedua berangkat pukul 18.00 WIB. Sementara, untuk rute sebaliknya, penerbangan pertama lepas landas pukul 05.25 WIB dan penerbangan kedua berangkat pukul 14.20 WIB.

Menurut keterangan PT Angkasa Pura II selaku operator bandara, Bandara Internasional Jawa Barat memang telah siap untuk melayani operasional penerbangan domestik, di antaranya dengan menyediakan berbagai fasilitas utama dan fasilitas pendukung bagi maskapai dan penumpang pesawat. Sinergi yang baik antara operator bandara dan maskapai serta stakeholder lainnya membuat persiapan pengalihan penerbangan berjalan mulus dan lancar.

Khusus untuk AirAsia, maskapai ini memang berencana menambah lima rute domestik baru di semester kedua 2019. Selain Kertajati-Surabaya, AirAsia juga akan mengoperasikan rute Jakarta-Lombok, Bali-Lombok, Yogyakarta-Lombok, dan Bali-Labuan Bajo. Jika tidak ada aral melintang, kelima rute tersebut diharapkan bisa dioperasikan pada tanggal 1 Agustus 2019 mendatang.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *