Maret 2020, Kunjungan Wisman & Jumlah Penerbangan Internasional di Bandara Juanda Anjlok

Suhariyanto, Kepala BPS - bisnis.tempo.co

JAKARTA/SURABAYA – Masa pandemi virus corona yang berlangsung secara global membuat jumlah kunjungan wisatawan luar negeri ke Indonesia melorot tajam sepanjang Maret 2020, tidak terkecuali melalui pintu masuk Bandara Internasional Juanda. Tidak hanya itu, jumlah penerbangan rute internasional pun mengalami penurunan drastis pada bulan ketiga kemarin.

Dalam laporannya pada Senin (4/5) kemarin, BPS mencatat jumlah kunjungan wisatawan asing (wisman) atau turis asing ke Indonesia pada Maret 2020 hanya mencapai 470,9 ribu orang. Angka ini setara dengan angka kunjungan wisman pada 2007 lalu. Angka kunjungan pada bulan ketiga tersebut anjlok hingga 45,5 persen bila dibandingkan bulan sebelumnya.

“Sebenarnya, angka kunjungan wisman ini sudah menunjukkan penurunan sejak Januari 2020 karena pandemi virus corona,” papar Kepala BPS, Suhariyanto, dilansir Tempo. “Dengan angka tersebut, kunjungan wisman secara kumulatif pada Januari hingga Maret 2020 ialah sebesar 2,61 juta kunjungan, atau turun hingga 30,62 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.”

Penurunan tingkat kedatangan turis asing terjadi di semua pintu masuk, baik melalui udara, darat, maupun laut. Bila dibandingkan dengan kondisi Februari 2020, dari sisi udara, penurunan kunjungan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta mencapai 59,8 persen. Sementara, via Bandara I Gusti Ngurah Rai turun 56,60 persen, kemudian di Bandara Juanda anjlok 50,65 persen, dan via Bandara Kualanamu turun 58,44 persen.

Tidak hanya jumlah kedatangan wisatawan asing yang menurut drastis, jumlah penerbangan rute internasional sepanjang Maret 2020 juga dilaporkan anjlok. BPS mencatat, penumpang angkutan internasional dari seluruh bandara di Indonesia sepanjang Maret 2020 menurun 50,44 persen. Dengan penurunan itu, jumlah penumpang tujuan luar negeri hanya mencapai 558,7 ribu orang.

Angka kemelorotan paling tajam tercatat terjadi di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, yaitu menyentuh angka 89,44 persen. Sementara, di Bandara Internasional Soekarno-Hatta menurun 57,74 persen, Bandara Internasional Kualanamu Medan anjlok 60,22 persen, dan Bandara Internasional Juanda terjun 68,9 persen.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*