JAKARTA/SURABAYA – Seiring dengan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang sudah dicanangkan pemerintah sejak tahun 2014 lalu, saat ini semakin banyak perusahaan yang menerapkan e-money untuk pembayaran transaksi. Paling baru, PT Angkasa Pura Logistik menggandeng platform pembayaran dan layanan keuangan digital OVO untuk memudahkan penumpang pesawat dalam pembayaran wrapping bagasi di bandara.

Seperti diberitakan Tribun News, OVO memberikan cashback hingga 20 persen maksimal 40 ribu OVO Points kepada setiap pelanggan wrapping bagasi Angkasa Pura Logistik. Promo ini sendiri sudah dapat digunakan di sejumlah bandara, termasuk Bandara Internasional Juanda,  Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bandara Internasional Ahmad Yan, Bandara Adi Soemarmo, Bandara Syamsudin Noor, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Bandara Zainuddin Abdul Madjid Lombok, Bandara Jalaluddin Gorontalo, dan Bandara Pattimura Ambon.

Untuk melakukan pembayaran menggunakan OVO juga sangat simpel. Pelanggan cukup scan QR Code yang ada pada wrapping booth, tunggu notifikasi untuk klik ‘Bayar’, setelah itu akan muncul transaksi berhasil. Nantinya, saldo OVO pelanggan akan terpotong secara otomatis dan cashback akan langsung masuk ke OVO Points.

Kolaborasi ini sendiri merupakan sinergi yang tepat untuk menunjukkan bentuk nyata PT Angkasa Pura Logistik yang terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan diharapkan mampu mendukung pertumbuhan bisnis. Nantinya, layanan serupa juga dapat dinikmati di Bandara Adi Sujtipto, Bandara Internasional Yogyakarta, Bandara Sam Ratulangi, dan Bandara El Tari di Kupang.

OVO telah menjadi salah satu brand aplikasi pembayaran digital favorit bagi sebagian besar masyarakat di Indonesia. Menurut sebuah survei dari Snapcart yang diumumkan Juli kemarin, sebanyak 58 persen responden menggunakan OVO untuk melakukan pembayaran secara digital. Merk ini mengungguli aplikasi lain seperti Go-Pay (23 persen), DANA (6 persen), dan LinkAja (1 persen).

“Data ini menunjukkan bahwa uang elektronik untuk transaksi harian seperti transportasi, pengiriman makanan cepat saji, dan belanja telah semakin populer di kalangan konsumen Indonesia,” papar Eko Wicaksono dari Snapcart Indonesia. “Konsumen menikmati pengalaman bertransaksi yang lebih praktis, cepat, aman, dan yang pasti tidak ribet menunggu uang kembalian.”

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *