SURABAYA – Seperti diberitakan sebelumnya, PT Angkasa Pura I sudah menambah alat thermo scanner di pintu kedatangan domestik Bandara Internasional Juanda sebagai langkah antisipasi penyebaran virus corona. Namun, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menginginkan adanya alat thermal gun di area bandara, termasuk di terminal keberangkatan.

“Saat ini, beberapa layanan publik saja yang baru memiliki thermal gun, di antaranya di pelabuhan, stasiun, dan terminal. Bahkan, di bandara, alat tersebut belum ada, yang terpasang hanyalah body thermal scanner,” ujar Khofifah, dilansir Liputan6. “Kita koordinasikan di pemberangkatan di airport (ada thermal gun). Dulu di kedatangan, saat ini keberangkatan juga harus dipastikan terdeteksi.”

Khofifah mengakui, jumlah thermal gun di wilayah Jawa Timur memang masih minim. Meski demikian, pihaknya sudah mengambil langkah memesan kembali alat tersebut. Jika sesuai jadwal, pada tanggal 25 Maret mendatang, alat tersebut akan tiba. Jumlahnya memungkinkan untuk fungsi deteksi di terminal, stasiun, dan bandara.

Hingga detik ini, Khofifah memang belum menerapkan status lockdown di Jawa Timur terkait kewaspadaan penyebaran virus corona. Khofifah juga memutuskan, semua tempat wisata, pusat perbelanjaan, dan pasar tradisional di Jatim tetap dibuka. Namun, pihak pengelola diminta meningkatkan kewaspadaan, seperti menyediakan antiseptik, tempat cuci tangan, hingga masker.

Sebelumnya, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) kelas 1 Surabaya sudah memperketat pengawasan penumpang di pintu kedatangan domestik Bandara Juanda. Pengetatan pemeriksaan suhu tubuh penumpang domestik tersebut dilakukan lantaran jumlah WNI yang dilaporkan positif corona saat ini meningkat. Pengawasan ini pun bertujuan menciptakan Jawa Timur sehat dan terbebas dari virus mematikan yang menyerang pernapasan tersebut.

Sementara itu, dalam pengetatan pengawasan penumpang domestik ini, pihak PT Angkasa Pura I cabang Bandara Juanda juga akan menambah alat thermo scanner gun atau alat thermo scanner tembak. Alat tersebut kabarnya akan dioperasikan oleh petugas Aviation Security (Avsec) di terminal kedatangan Bandara Internasional Juanda.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *