MOJOKERTO/SURABAYA – Pemerintah Kota Mojokerto akhirnya resmi meluncurkan Angkutan Pemandu Moda Kota Mojokerto menuju Bandara Internasional Juanda pada Sabtu (21/3) kemarin. Bus bandara tersebut akan melayani perjalanan dari Mojokerto ke Bandara Juanda dengan kapasitas 16 orang dan tarif mulai Rp55 ribu per penumpang.

Minibus ini setiap harinya beroperasi mulai pukul 04.00 WIB. Rute yang dilalui, yakni dari Terminal Kertajaya, menuju Jalan Jayanegara, kemudian ke Jalan Pahlawan, dan berhenti di GMSC (Graha Mojokerto Service City). Setelah rehat selama lima sampai sepuluh menit, bus kemudian melanjutkan perjalanan menuju Jalan Empunala dan masuk tol Surabaya-Mojokerto. Rute serupa juga berlaku untuk relasi Bandara Juanda-Mojokerto.

“Bidang transportasi memiliki posisi penting dan strategis dalam pembangunan nasional, termasuk di Kota Mojokerto, sehingga perencanaan dan pengembangannya perlu dilakukan melalui penataan dalam suatu sistem yang terpadu,” jelas Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari, dalam peresmian di halaman Graha Mojokerto Service City. “Dengan memanfaatkan bus bandara, maka dapat memberikan pelayanan angkutan umum yang lebih mudah, cepat, murah, aman, nyaman serta efektif dan efisien.”

Karena saat ini wabah virus corona semakin meluas, Pemerintah Kota Mojokerto sepakat dan bersinergi untuk menghindari kegiatan yang bersifat mengumpulkan massa. Untuk itu, Ning Ita menambahkan, pihaknya tetap melaksanakan peresmian ini dengan prosedur protokol kesehatan yang berlaku, seperti cuci tangan, memakai hand sanitizer, dan sosial distancing.

“Program Angkutan Pemandu Moda merupakan program pemerintah daerah yang mendukung dalam percepatan pembangunan ekonomi kawasan di Jatim, sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 80 tahun 2019,” sambung Ning Ita. “Kami sediakan empat armada bus yang bisa mengangkut masyarakat yang akan datang ke Kota Mojokerto maupun sebaliknya. Menggunakan Angkutan Pemandu Moda tentunya lebih murah dan anggota tidak usah menggunakan mobil pribadi.”

Angkutan Pemadu Moda tersebut juga dapat dijadikan alternatif penumpang dari luar kota yang hendak bepergian dari Mojokerto ke Bandara Juanda. Dengan adanya angkutan umum itu, diharapkan dapat menarik minat penumpang dari Kota Nganjuk, Kertosono, Jombang, maupun Mojosari Mojokerto yang belum ada angkutan langsung ke Bandara Juanda.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *